UI Kukuhkan Dua Guru Besar

UI kembali menambahkan daftar penerima gelar Guru Besar. Pada Sabtu (28/1), UI menggelar upacara pengukuhan Guru Besar di Aula FKUI Kampus UI Salemba. Dua guru besar yang dikukuhkan yaitu Prof. Dr. dr. Idrus Alwi, Sp.PD, K-KV., FINASIM, FACC, FESC, FAPSIC dari FKUI serta Prof. Dr. drg. M.F. Lindawati Soetanto Kusdhany, Sp.Pros(K) dari FKG UI. Prof. Idrus adalah staf pengajar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI. Dokter kelahiran Palembang, 22 Maret 1962, ini menyampaikan pidato ilmiah berjudul “Perkembangan Terapi Sel Punca (Stem Cell) pada Penyakit Jantung: Masa Kini dan Harapan Masa Depan”. Sel Punca adalah sel primitif dalam tubuh yang memiliki kemampuan untuk membentuk berbagai macam sel dengan fungsi spesifiknya masing-masing.

Karakteristik inilah yang menjadikan dasar untuk meregenerasi organ-organ yang mengalami kegagalan fungsi, termasuk jantung. Prof. Lindawati (48) adalah staf pengajar Departemen Prostodonsia FKG UI. Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Dampak Osteoporosis Tulang Rahang terhadap Perawatan Prostodontik dan Kualitas Hidup Lansia”, memaparkan, osteoporosis pada tulang rahang mengakibatkan berkurangnya kepadatan tulang, meningkatnya derajat resorbsi tulang, meningkatnya risiko penyakit periodontal, serta kehilangan gigi. Hal ini tentu berbahaya, mengingat pentingnya fungsi gigi. Menjadi sebuah kebanggaan bagi UI apabila para sivitas akademikanya begitu mencintai alamamaternya dan mencetak begitu banyak prestasi. Bertambahnya jumlah peraih gelar Guru Besar diharapkan dapat memacu semangat sivitas akademika UI lainnya untuk berprestasi dan menaikkan derajat UI di kancah nasional dan internasional. (YV)

Related Posts